Palembang, Cmnsumsel.com – Sekretaris Umum HMI Cabang Palembang, Yongki, menyampaikan apresiasi atas langkah cepat Ketua DPRD Sumatera Selatan yang membatalkan rencana pengadaan meja biliar senilai Rp486,9 juta dalam APBD Sumsel Tahun 2026 setelah menuai perhatian dan kritik dari masyarakat.
Menurut Yongki, keputusan tersebut menunjukkan bahwa lembaga legislatif masih memiliki komitmen untuk mendengar aspirasi publik serta merespons berbagai masukan yang berkembang di tengah masyarakat.
“Langkah pembatalan ini patut diapresiasi karena menunjukkan adanya respons terhadap kritik dan aspirasi masyarakat. Dalam tata kelola pemerintahan yang baik, keterbukaan terhadap masukan publik merupakan hal yang sangat penting,” ujar Yongki kepada awak media, Kamis (12/03/2026).
Yongki menambahkan bahwa proses perencanaan anggaran daerah ke depan perlu dilakukan dengan lebih selektif dan mengutamakan program-program yang memiliki dampak langsung terhadap kepentingan masyarakat.
“APBD harus difokuskan pada program prioritas yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, seperti pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pendidikan, pelayanan kesehatan, serta penguatan ekonomi masyarakat,” jelasnya.
Ia juga berharap polemik ini dapat menjadi bahan evaluasi bagi seluruh pemangku kebijakan agar proses penyusunan anggaran daerah ke depan semakin transparan, akuntabel, serta berpihak pada kepentingan rakyat.
“Momentum ini hendaknya menjadi pengingat bahwa setiap kebijakan anggaran harus benar-benar mempertimbangkan kepentingan masyarakat sebagai prioritas utama,” tutup Yongki.








