Palembang, Cmnsumsel.com – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Palembang menggelar diskusi publik bertajuk “Pemilihan Kepala Daerah oleh DPRD: Efisiensi Politik atau Ancaman Demokrasi” pada Minggu, 18 Januari 2026, bertempat di Hotel Swarna Dwipa Palembang.
Kegiatan ini dihadiri oleh akademisi, aktivis mahasiswa, praktisi hukum, tokoh masyarakat, serta perwakilan organisasi kepemudaan dan masyarakat sipil.
Diskusi publik ini diselenggarakan sebagai bentuk kepedulian HMI Cabang Palembang terhadap dinamika politik nasional, khususnya wacana pemilihan kepala daerah oleh DPRD yang dinilai memiliki implikasi besar terhadap masa depan demokrasi lokal dan kedaulatan rakyat.
Dalam pemaparan materi, para narasumber menyampaikan pandangan yang beragam. Sebagian menilai pemilihan kepala daerah oleh DPRD dapat menjadi solusi efisiensi anggaran serta mengurangi potensi konflik horizontal dalam pelaksanaan pemilihan langsung.
Namun, pandangan kritis juga mengemuka terkait potensi melemahnya partisipasi rakyat, meningkatnya transaksi politik di parlemen daerah, serta ancaman terhadap prinsip demokrasi langsung yang telah menjadi amanat reformasi.
Diskusi berlangsung dinamis dengan partisipasi aktif peserta yang menyampaikan pertanyaan, pandangan, dan kritik konstruktif. Isu transparansi DPRD, integritas politik, serta pentingnya penguatan sistem pengawasan menjadi poin utama yang banyak disoroti dalam sesi diskusi.
Sekretaris Umum HMI Cabang Palembang dalam pernyataannya menegaskan bahwa diskusi publik ini merupakan bagian dari tanggung jawab moral dan intelektual HMI dalam mengawal demokrasi.
“HMI memandang bahwa setiap wacana perubahan sistem demokrasi, termasuk pemilihan kepala daerah oleh DPRD, harus dikaji secara mendalam, objektif, dan berpihak pada kepentingan rakyat. Efisiensi politik tidak boleh mengorbankan prinsip kedaulatan rakyat dan partisipasi publik,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa HMI Cabang Palembang mendorong agar setiap kebijakan politik yang diambil ke depan tetap mengedepankan transparansi, akuntabilitas, serta penguatan lembaga demokrasi di tingkat daerah.
Melalui kegiatan ini, HMI Cabang Palembang berharap diskusi publik dapat menjadi ruang edukasi politik bagi masyarakat serta menghasilkan gagasan dan rekomendasi yang konstruktif bagi para pengambil kebijakan. HMI menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam menjaga nilai-nilai demokrasi, keadilan, dan keberpihakan kepada kepentingan rakyat.
Diskusi publik ini sekaligus menegaskan peran HMI sebagai organisasi mahasiswa yang konsisten menghadirkan ruang dialog kritis dan intelektual demi terwujudnya kehidupan demokrasi yang sehat dan partisipatif di Indonesia, khususnya di Sumatera Selatan. Rill (Ayu Wandira)












